Ticker

6/recent/ticker-posts

Kok Bisa? Indonesia Jadi "Juara" Ketahanan Energi di Tengah Krisis Dunia

 


Lagi-lagi Indonesia bikin heboh di panggung dunia. Di saat negara-negara maju di Eropa lagi pusing tujuh keliling gara-gara harga gas dan listrik yang selangit, Indonesia justru dinilai sebagai salah satu negara yang paling tahan banting soal urusan energi.

​Banyak yang bertanya-tanya, kok bisa ya? Padahal dunia lagi nggak baik-baik saja. Ternyata, ada "resep rahasia" yang bikin kita tetap tenang meski badai energi menerjang.

​1. Punya "Tabungan" Batu Bara Sendiri

​Kita harus akui, kekayaan alam kita memang juara. Sebagai salah satu produsen batu bara terbesar, kita punya aturan main yang tegas namanya DMO (Domestic Market Obligation). Intinya, pengusaha tambang wajib "setoran" ke PLN dengan harga murah sebelum boleh ekspor. Efeknya? Tarif listrik di rumah kita nggak ikut-ikutan loncat kayak di luar negeri.

​2. APBN Jadi "Bantalan"

​Pemerintah kita mengambil peran sebagai pelindung. Lewat subsidi BBM dan listrik yang jumlahnya nggak main-main, pemerintah mencoba menahan harga supaya nggak langsung memukul kantong masyarakat. Meskipun ini jadi beban buat anggaran negara, tapi cara ini sukses bikin inflasi kita tetap terjaga dan ekonomi tetap jalan.

​3. Kekuatan Minyak Sawit (B35)

​Indonesia juga cerdik memanfaatkan minyak kelapa sawit lewat program B35. Jadi, solar yang kita pakai itu sudah dicampur dengan 35% bahan nabati. Selain lebih ramah lingkungan, ini bikin kita nggak terlalu bergantung pada impor minyak dari luar negeri. Kita mandiri dengan apa yang kita punya di kebun sendiri.

​4. Berkah Harga Komoditas

​Lucunya, di saat harga energi dunia mahal, Indonesia malah dapat "durian runtuh". Sebagai eksportir energi, pendapatan negara justru meningkat pesat. Uang hasil ekspor inilah yang dipakai lagi untuk menambal subsidi, sehingga ekonomi kita tetap stabil.

​Tapi, Jangan Terlena!

​Meski sekarang kita disebut paling tahan krisis, tantangannya masih ada. Kita masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil. Kedepannya, tantangan terbesarnya adalah bagaimana kita perlahan beralih ke energi hijau tanpa bikin kantong rakyat jebol.

​Jadi, kita patut bangga tapi tetap harus waspada. Ketahanan energi ini adalah modal besar buat kita makin maju ke depan.

Reactions

Post a Comment

0 Comments