Ticker

6/recent/ticker-posts

Hemat Biaya Bengkel! 10 Cara Merawat Motor yang Bisa Anda Lakukan di Rumah

 


Merawat motor tidak selalu harus dilakukan di bengkel resmi dengan biaya mahal. Banyak hal kecil yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah untuk memastikan performa motor tetap prima dan memperpanjang usia pakai komponennya.

​Berikut adalah 10 cara perawatan motor sederhana yang bisa Anda lakukan sendiri:

​1. Memanaskan Mesin Setiap Pagi

​Jangan langsung memacu motor dalam kondisi dingin. Panaskan mesin sekitar 1-2 menit sebelum digunakan. Ini bertujuan agar oli naik dan melumasi seluruh komponen mesin secara merata.

​Tips: Jangan terlalu lama (lebih dari 5 menit) karena hanya akan membuang bensin sia-sia.

​2. Mengecek Tekanan Angin Ban

​Ban yang kempes membuat mesin bekerja lebih keras dan boros bensin. Sebaliknya, ban yang terlalu keras berisiko meledak atau licin saat pengereman.

​Pastikan tekanan sesuai standar (biasanya tertera di stiker dekat pijakan kaki atau lengan ayun).

​3. Membersihkan dan Melumasi Rantai

​Bagi pengguna motor bebek atau sport, rantai adalah nyawa penggerak. Bersihkan kotoran yang menempel dengan sikat, lalu beri pelumas khusus rantai (chain lube).

​Hindari: Menggunakan oli bekas untuk melumasi rantai karena justru mengundang debu dan kotoran.

​4. Menjaga Kebersihan Motor

​Mencuci motor bukan sekadar soal estetika. Lumpur dan kotoran yang mengendap bisa memicu korosi (karat) pada rangka dan merusak kelistrikan jika dibiarkan terlalu lama.

​5. Memeriksa Kondisi Oli Mesin

​Anda bisa mengecek volume dan kualitas oli melalui dipstick (tutup oli). Jika warna sudah hitam pekat atau volumenya berkurang drastis, segera lakukan penggantian.

​Ganti oli secara rutin setiap 2.000 – 3.000 km.

​6. Cek Sistem Pengereman

​Pastikan kampas rem masih tebal. Jika terdengar bunyi mencit saat mengerem atau tarikan rem terasa sangat dalam, itu tandanya kampas rem mulai habis. Bersihkan area piringan cakram dari debu agar pakem.

​7. Memantau Kondisi Aki

​Untuk aki basah, pastikan air aki berada di antara garis lower dan upper. Untuk aki kering, cek apakah starter masih responsif. Jika motor mulai sulit dinyalakan di pagi hari, ada kemungkinan tegangan aki mulai melemah.

​8. Memeriksa Lampu-Lampu

​Pastikan lampu utama, lampu rem, dan lampu sein berfungsi dengan baik. Ini adalah komponen vital untuk keselamatan Anda dan pengendara lain, terutama di malam hari.

​9. Membersihkan Filter Udara

​Filter udara yang kotor akan menyumbat aliran oksigen ke ruang bakar, membuat motor terasa "brebet" dan boros. Jika filter hanya berdebu ringan, Anda bisa menyemprotnya dengan udara bertekanan. Namun, jika sudah sangat kotor, sebaiknya diganti.

​10. Perhatikan Filter CVT (Khusus Motor Matic)

​Bagi pengguna motor matic, jangan lupa bersihkan filter udara pada bagian CVT secara berkala agar tarikan motor tidak berat dan terhindar dari debu yang bisa merusak komponen v-belt.

​Kesimpulan

Melakukan perawatan mandiri secara rutin tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga membuat Anda lebih mengenali kondisi motor Anda. Jangan tunggu sampai rusak parah baru dibawa ke bengkel.

Reactions

Post a Comment

0 Comments